Seluruh penerima BLT di Desa Tunas Harapan merupakan kelompok lanjut usia (lansia), sehingga penyaluran secara langsung ke rumah masing-masing dinilai lebih efektif dan humanis. Selain menghindari kesulitan mobilitas yang dihadapi para lansia, cara ini juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa dalam memberikan pelayanan yang ramah dan inklusif. Proses penyaluran berlangsung tertib, dengan pendampingan yang memastikan administrasi dan dokumentasi berjalan sesuai ketentuan.
Kepala Desa Tunas Harapan, Ahmad Roni Hemuto, menyampaikan bahwa kebijakan penyaluran secara door to door merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami memahami kondisi para penerima BLT yang mayoritas lansia, sehingga kami memilih untuk mendatangi langsung rumah mereka. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami agar bantuan benar-benar diterima dengan mudah dan tanpa kendala,” ujarnya. Ia juga berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para lansia dan meningkatkan kesejahteraan mereka. (Lutfiyah)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar